Welcome To My Blog

Jumat, 27 Februari 2015

Mencangkok

Haii :) kali ini aku bakal posting tentang pengertian dari mencangkok, keuntungan, kerugian dan langkah langkahnyaa nihh :) yukk langsung ajahh :)

Hasil gambar untuk mencangkok


Pengertian Mencangkok
            Mencangkok merupakan salah satu cara pembiakan vegetatif buatan yang bertujuan untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya dan cepat menghasilkan. Selain itu, pohonnya juga tidak terlalu tinggi.
Mencangkok dilakukan dengan cara menguliti hingga bersih dan menghilangkankambium pada cabang atau ranting sepanjang 5-10 cm pada tanaman dikotil untuk kemudian dipindahkan ke dalam wadah lain saat akar telah tumbuh.
Pada saat mencangkok, kambium pada cabang atau ranting harus dihilangkan agar kulit tidak terbentuk kembali. Bila kulit terbentuk kembali, maka akar tidak akan dapat terbentuk. Sebaliknya, jika lapisan cambium tersebut bersih, maka hasil fotosintesis akan terkumpul di tempat cambium yang telah dibersihkan dan pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.

 Keuntungan Dari Mencangkok 
 

Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji
Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan
induknya.
Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses
mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.
Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman
induknya.
Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air
tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.
Kerugian Dari Mencangkok

Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering.
Tanaman mudah roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar
tunggang.
Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang
dipotong.
Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa
batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar
tidak bisa dilakukan dengan cara ini.

Langkah-langkah

1.     Pilih dahan tanaman yang bergaris tengah kira-kira 2 cm. Panjang dahan kira-kira 100 cm
dan dahan tumbuh tegak.
2.    Sayatlah kulit cabang secara melingkar sepanjang 3-5 cm. Kulit cabang yang disayat sebaiknya berada tepat di bawah kuncup daun.
3.    Keratlah kulit dahan itu dengan ujung pisau. Kikislah kambium yang mungkin masih melekat pada bagian kayu, buang lendir yang membasahinya.
4.    Keringkan bagian dahan yang telah dikupas dengan membiarkannya selama 2-5 hari.
5.    Bungkuslah dahan yang telah terkelupas dengan plastik, ijuk, atau sabut. Ikatlah bagian bawah lembaran pembungkus kira-kira 6 cm di bawah sayatan.
6.    Masukkan tanah basah yang telah dicampur pupuk kandang ke dalam pembungkus itu.
7.    Rapikan sehingga dahan yang terkelupas itu tertutup tanah seluruhnya. Ikatlah bagian atas lembaran pembungkus.
8.    Jagalah tanah pada bagaian yang dicangkok agar tetap lembap. Siramlah tanah secara teratur (pagi & sore), terutama jika tidak hujan. Untuk menyiram tanah itu, bukalah ikatan atas sementara.
9.    Amatilah keadaan dahan yang dicangkok saat anda menyiramnya.
10. Pertumbuhan akar yang sempurna membutuhkan waktu berbulan-bulan. Jika akar tumbuh sempurna, potonglah dahan tesebut dengan gergaji tepat di bawah pembungkus cangkokan.
11.  Jangan langsung menanam cangkokan ini di kebun(tanah terbuka). Cangkokan itu lebih baik disemaikan dahulu. Untuk itu, isilah polybag dengann campuran tanah gembur dan pupuk kandang. Buatlah lubang pada bagian bawah polybag, kira-kira berdiameter 2 cm.
12. Tanamlah cangkokan di wadah persemaian (polybag) ini. Letakkan di tempat yang agak teduh. Waktu yang dibutuhkan untuk penyemaian kira-kira 3 bulan.
13. Setelah itu semaian dapat dipindahkan ke tempat yang lebih banyak mendapat cahaya
matahari.
14. Akhirnya hasil semaian (cangkokan) dapat ditanam di tanah terbuka. Untuk itu,
buatlah lubang sebesar ukuran semaian polybag. Tanamlah cangkokan bersama dengan tanah semaiannya.
15. Siramlah tanaman baru ini setiap hari.

Misteri Dibalik Lagu Nina Bobo

Hasil gambar untuk misteri lagu nina bobo
 
Siapa yang tidak tau lagu “nina bobo”? lagu ini sering dinyanyikan oleh orang tua untuk anaknya yang masih kecil ketika sulit tidur. Dan terkadang ketika menyanyikan lagu ini, niscaya anak kecil seperti bayi atau balita akan tertidur dengan lelapnya.
Namun taukah anda ternyata ada misteri yang menyeramkan di balik lagu “nina bobo ini”?
Yukk langsung ajaahh kita mulai awal cerita dari lagu nina bobo

Konon, judul lagu “nina bobo” ini diambil dari nama seorang anak  keturunan Indonesia-Belanda bernama Hele Nina Mustika Van Rodjnik yang lahir pada tahun pada tahun 1871. Ia memiliki seorang ibu bernama Mustika yang asalnya asli dari jawa, dan dan memiliki seorang ayah yang bernama Van Rodjnik yang merupakan seorang kapten.

Diceritakan awal mulanya itu  Hele Nina sering mengalami susah tidur sejak bayi. Setiap hendak tidur, Hele Nina selalu menangis. Karena Hele Nina yang selalu menangis setiap akan tidur, ibunya yaitu Mustika pun menyanyikan senandung-senandung kecil sehingga Hele Nina pun merasa nyaman dan akhirnya bisa tertidur. Namun, lama kemudian Hele Nina sudah terbiasa dengan senandung-senandung yang dinyanyikan ibunya itu, bahkan Hele Nina tidak akan tidur jika tidak dinyanyika senandung-senandung tersebut oleh ibunya. Mengetahui kebiasaan tersebut, ayahnya yaitu Kapten Van Rodjnik meminta Mustika untuk membuatkan lirik dari senandung tersebut agar Hele Nina dan Van Rodjnik mengerti. Akhirnya dibuatkan lirik “Nina Bobo” yang seperti biasa kita dengar hingga saat ini.

Nah pada tahun 1875, Hele Nina mengalami sakit parah. Bahkan karena sakitnya tersebut, Hele Nina menjadi kesulitan untuk tidur. Akhirnya setiap malam, ibunya selalu menyanyikan lagu “Nina Bobo” untuk Hele Nina agar bisa tertidur lelap. Hingga pada tahun 1878 atau tepat diusianya 6 tahun, Hele Nina pun meninggal akibat sakit yang dideritanya itu. Kedua orang tuanya pun merasa sedih dan tentu merasa terpukul dengan meninggalnya Hele Nina.

Seminggu sejak Hele Nina meninggal, Kapten Van Rodjnik melihat Mustika tengah menyanyikan lagu “Nina Bobo” di kamar mandi. Ia mengatakan bahwa ia mendengar  Hele Nina sedang menangis di kamar mandi, sehingga ia pun berinisiatif untuk menyanyikan lagu “Nina Bobo” tersebut.

Sejak kejadian tersebut, Mustika menjadi sering menyanyikan lagu “Nina Bobo” tersebut bahkan setiap malam ia juga menyanyikan lagu tersebut, hingga akhirnya ia meninggal dunia.

Setelah kepergian Hele Nina dan Mustika, Kapten Van Rodjnik pun hidup sendirian. Ia mengaku sering mendengar suara tangisan bayi yang sering terdengar pada malam hari. Namun Kapten Van Rodjnik tidak menghiraukannya. Hingga suatu malam saat Kapten Van Rodjnik tidur, ia terbangun karena terkejut mendapati tangan seorang anak kecil berumur 6 tahun membangunkannya dan sekaligus dengan suara tangisan. Anak kecil itupun berkata bahwa ia ingin dinyanyikan sebuah lagu pengantar tidur yang tentunya merupakan “Nina Bobo”.

Pasca kejadian tersebut, Kapte Van Rodjnik sangat terganggu. Kemudian ia selalu menyanyikan lagu “Nina Bobo” setiap malamnya ketika hendak tidur.


Konon katanya, ketika anda atau para orang tua lainnya menyanyikan lagu “Nina Bobo” ini sebagai pengantar tidur bayi atau balita anda saat malam hari tepat ketika anda meninggalkan bayi atau balita anda tidur, Nina akan datang ke kamar anak anda dan menjaganya agar tetap tertidur lelap hingga pagi harinya.

Sabtu, 14 Februari 2015

Misteri Danau Laut Mati


Danau Laut Mati atau Laut Mati atau disebut juga Danau Luth adalah daratan terendah di muka Bumi, oleh karenanya, air Laut Mati tidak bisa mengalir kemana-mana. Setiap harinya sekitar tujuh juta ton air di Laut Mati menguap, menyebabkan tiap hari air laut ini bertambah asin. Air laut di Laut Mati sembilan kali lebih asin dari pada air laut pada biasanya. Kandungan garam danau luth sangat tinggi, memiliki kadar garam 31,5%, kira-kira 8,6 kali lebih tinggi daripada laut yang lai. Oleh karena itu, tidak ada organisme hidup, semacam ikan atau lumut, yang dapat hidup di dalam danau ini. Hal inilah yang menyebabkan Danau Luth sering disebut sebagai “Laut Mati”.

Dalam berbagai penelitian yang dilakukan, peristiwa atau lokasi kejadian diazabnya umat Luth AS ini adalah di Kota Sodom, Berikut ini cerita mengenai dihancurkannya umat Nabi Luth tersebut dalam Alquran.”Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas.”(QS Asy-Syu’araa [26]: 165-166)

Ajakan Nabi Luth ini justru ditolak oleh umatnya. Bahkan, tatkala Allah SWT mengutus dua orang malaikat dalam wujud manusia kepada Nabi Ibrahim dan Luth (QS Adz-Dzaariyaat [51]: 32, Hud [11]: 62-81), mereka malah meminta Luth untuk menyerahkan kedua tamunya itu untuk dinikahkan kepada mereka. Lalu, Allah menghancurkan umat Luth ini akibat perbuatannya.

Dijelaskan umat Nabi Luth ini dihancurkan dengan cara dijungkirbalikkan (yang atas ke bawah, dan bawah ke atas) lalu dihujani dengan batu belerang yang terbakar secara bertubi-tubi. Selama ribuan tahun terkubur, kini jejak atau sisa-sisa kehancuran umat Nabi Luth ini berhasil ditemukan oleh para ahli arkeologi di sekitar Laut Mati.

Pada tahun 1924 seorang ahli purbakala William Albright melakukan penelitian disekitar laut mati. Beberapa orang yang bersama William Albright mencari keberadaan sisa-sisa Kota Sodom dan Gomorah, hingga akhirnya mereka menemukan situs purbakala Bab-Edh-dhra (dibaca: Babhedra).

Bab-edh-dhra adalah makam terbesar khas zaman perunggu yang mereka gali, panjangnya 15 meter dan lebarnya 7 meter
Mereka juga menemukan makam berisi perhiasan emas dan menggali lebih 700 tembikar yang merupakan hadiah penguburan, termasuk tempat parfum kecil dan banyak benda lain, seperti kain.

Konon, makam ini telah digunakan selama 1000 tahun lamanya, dari zaman Ibrahim hingga penghancuran Kota Sodom. Namun, tak ada apa pun untuk mengaitkan pemakaman kuno itu dengan Sodom, tempat kehidupan Nabi Luth dan umatnya.Keberadaan umat Nabi Luth di sekitar laut mati ini diperkuat dengan ulasan National Geographic edisi Desember 1957. ”Gunung Sodom, tanah gersang dan tandus muncul secara tajam di atas Laut Mati. Belum pernah seorang pun menemukan Kota Sodom dan Gomorah yang dihancurkan, namum para akademisi percaya bahwa mereka berada di Lembah Siddim yang melintang dari tebing terjal ini. Kemungkinan air bah dari Laut Mati menelan mereka setelah gempa bumi.”

Setelah sekian lama tidak ada kabarnya tentang keberadaan umat Nabi Luth, pada tahun 1967 ahli purbakala lainnya, Paul Lapp dan Thomas Schaub, melakukan penggalian kembali di sekitar Laut Mati. Dan kemudian, penggalian diteruskan oleh Werner Keller, seorang ahli arkeologi asal Jerman di sekitar Laut Mati.

Dengan merujuk pada keterangan Alquran mengenai dijungkirbalikkannya kota tempat kediaman umat Nabi Luth, Werner Keller menyatakan:

”Bersama dengan dasar dari retakan yang sangat lebar ini, yang persis melewati daerah ini, Lembah Siddim, termasuk Sodom dan Gomorah, dalam satu hari terjerumus ke kedalaman. Kehancuran mereka terjadi melalui sebuah peristiwa gempa bumi dahsyat yang mungkin disertai dengan letusan, petir, keluarnya gas alam serta lautan api.”

Werner percaya bahwa umat Nabi Luth dihancurkan melalui sebuah gempa bumi yang sangat hebat. Peristiwa tersebut dilukiskan dengan keterangan Alquran surah Asy-Syu’araa ayat 173. ”Kami menghujani mereka dengan batu belerang keras sebagaimana tanah liat yang terbakar secara bertubi-tubi.”

Berkaitan dengan hal ini, Werner Keller menulis: ”Pergeseran patahan membangkitkan tenaga vulkanik yang telah tertidur lama sepanjang patahan. Di lembah yang tinggi di Jordania dekat Bashan masih terdapat kawah yang menjulang dari gunung api yang sudah mati; bentangan lava yang luas dan lapisan basal yang dalam yang telah terdeposit pada permukaan batu kapur.”

Tanda-tanda nyata yang disampaikan oleh Danau Luth tentu sangat menarik. Umumnya, kejadian yang diceritakan dalam Alquran terjadi di Timur Tengah, Jazirah Arab, dan Mesir. Tepat di tengah-tengah semua kawasan ini terletak Danau Luth. Danau Luth, serta sebagian peristiwa yang terjadi di sekitarnya, patut mendapat perhatian secara geologis. Danau tersebut diperkirakan berada 400 meter di bawah permukaan Laut Tengah. Karena lokasi terdalam dari danau tersebut adalah 400 meter, dasarnya berada di kedalaman 800 meter di bawah Laut Tengah. Inilah titik yang terendah di seluruh permukaan bumi. Di daerah lain yang lebih rendah dari permukaan laut, paling dalam adalah 100 meter.

Kejadian yang menimpa kaum Luth yang disebutkan dalam Alquran berdasarkan perkiraan terjadi sekitar 1.800 SM. Berdasarkan pada penelitian arkeologis dan geologis, peneliti Jerman, Werner Keller, mencatat bahwa Kota Sodom dan Gomorah benar-benar berada di Lembah Siddim yang merupakan daerah terjauh dan terendah dari Danau Luth, dan bahwa pernah terdapat situs yang besar dan dihuni di daerah itu. 


Konon, jika seseorang mendayung melintasi Danau Luth ke titik paling utara dan matahari sedang bersinar pada arah yang tepat, ia akan melihat sesuatu yang sangat menakjubkan. Pada jarak tertentu dari pantai dan jelas terlihat di bawah permukaan air, maka akan tampaklah gambaran bentuk hutan yang diawetkan oleh kandungan garam Laut Mati yang sangat tinggi. Batang dan akar di bawah air yang berwarna hijau berkilauan tampak sangat kuno. Lembah Siddim, di mana pepohonan ini dahulu kala bermekaran daunnya menutupi batang dan ranting, merupakan salah satu tempat terindah di daerah ini. Keindahan Laut Mati ini dilukiskan seperti ”like the garden of God.”

Jumat, 23 Januari 2015

Latihan Soal Ujian InVir

Hai guys?? :D Kalian siswa SD?SMP?atau SMA?? Lagi bingung mau cari latihan soal di internet?? Nihh aku ada sarannya :D Aku punya link buat latihan soal di internet gitu deh.. Ini nih link nya " http://www.invir.com/ " kalian langsung aja klik link itu.. Ntar kalo udah masuk link itu kalian tinggal pilih mau ngerjain latihan soal tingkat apa terus mapel apa. It's so simple guys :D yukk buruan langsung buka aja link nya.. Hehe tq guys :D semoga bermanfaat yahh :D